Menerapkan struktur kontrol percabangan dalam bahasa pemrograman
Untuk yang tertarik mengenal dan mendalami dunianya kaum pecinta IT,
khususnya software maka wajib juga mempelajari cara membuat program
sendiri dan bahasa-bahasa programnya. Dalam pemrograman akan banyak
sekali digunakan logika dalam proses pembuatannya. Sehingga ketika
menggarap suatu program diperlukan kecermatan dan ketenangan yang sangat
tinggi.
Topik utama pada artikel satu ini adalah kontrol percabangan pada
pemrograman. Kontrol adalah ketika logaritma dari program tersebut
mempunyai banyak kondisi tertentu. Dimana kondisi tersebut akan
menentukan pemilihan keputusan yang selanjutnya akan menentukan juga
seperti apa jalan operasi program tersebut.
Dalam struktur kontrol percabangan akan diberikan beberapa pilihan
dimana pilihan tersebut harus diseleksi berdasarkan kondisi yang ada
pada pilihan. Kondisi yang sudah dipilih itu yang akan menunjukkan
proses seperti apa yang harus diambil oleh program untuk step
selanjutnya. Apabila kondisinya mendapat nilai benar yang diperoleh
adalah program akan dilanjutkan hingga keinginan tercapai. Namun bila
kondisi memperoleh nilai salah maka program tidak akan melakukan atau
memberikan perintah akses apapun untuk ketingkat selanjutnya.
Percabangan berbeda dengan perulangan. Syarat suatu program akan
dieksekusi adalah kondisi harus bernilai true. Sedangkan pada perulangan
program akan terus dijalankan secara berkali-kali sampai menemukan
kondisi yang terpenuhi.
Perintah percabangan ada banyak macamnya. Berikut adalah perintah percabangan yang ada :
- Percabangan IF
Logika percabangan ini akan memberikan beberapa pilihan yang apabila
pernyataannya sesuai dengan kondisi makan kondisi tersebut akan bernilai
TRUE. Percabangan IF memiliki tindak lanjutan yaitu dengan menambahkan
ELSE pada perintah selanjutnya. Percabangan ini disebut percabangan
IF-ELSE. Pada if-else akan ada kondisi bernilai false. Dimana apabila
kondisi tersebut mendapat nilai false tindakan selanjutnya adalah
program tidak akan tereksekusi. Maka presentasinya adalah apabila
pernyataan sesuai dengan kondisi pada if yang sudah ditentukan maka
kondisi akan bernilai true. Namun apabila pernyataan seperti yang
terdapat pada kondisi di if akan diproses melalui perintah else. Dan
jika masih tidak seperti yang tertulis pada kondisi maka kondisi akan
bernilai false. Ada pula percabangan if-else-if. Percabangan if dapat
dimodifikasi menurut apa yang dibutuhkan dari empu pembuatnya.
- Percabangan Switch
Pemakaian percabangan switch untuk program memang tidak sesering
penggunaan percabangan IF untuk program terutama dalam java. Namun
switch memiliki keunggulan yang lebih efisien dibanding dengan
percabangan if. Yaitu ketika program memiliki cukup banyak kondisi dalam
artian yang memiliki percabangan cukup banyak maka sangat dianjurkan
untuk lebih menggunakan perintah switch sebagai struktur percabangan.
Dalam pengertian lain switch memiliki posisi untuk menyembunyikan dan
menggantikan kelemahan dari perintah if yang tidak efisien bila
digunakan dalam percabangan yang banyak.
Meski sifatnya menggantikan perintah if karena kelemahannya, switch
tetap memiliki batasan tertentu dalam pemakaiannya. Syarat-syarat dari
pemakaiannya tersebut adalah :
- Pada variabel yang menjadi penentu haruslah bertipe data integer atau yang cocok barang kali dengan integer. Seperti short and long, boolean, dan character.
- Range yang hanya dapat diperiksa berkisar dari 0 sampai dengan 255
Dua hal diatas merupakan pembatas penggunaan dari switch itu sendiri.
Maka programmer harus tetap memerhatikan penggunaan switchnya agar tidak
terjadi error pada program.
Struktur kontrol percabangan memiliki kegunaan dimana dapat memungkinkan
programmer dapat mengembangkan programnya dengan membuat pilihan yang
harus ditentukan oleh usernya nanti sehingga program tidak tampak
monoton dan memiliki potensi dijual dengan harga yang sesuai keinginan
programmernya.
Dalam penggunaan struktur kontrol percabangan sangat diperlukan logika
untuk membuat dan menentukan pilihan apa saja yang diperlukan dan dibuat
sesederhana mungkin agar user merasa cocok dan ingin terus memakai
program tersebut saat mengaplikasikan program yang telah dibuat

Komentar