Memahami Sistem Bilangan Desimal, Biner,Heksa,Dan Okta
Memahami Sistem Bilangan Desimal, Biner,Heksa,Dan Okta
Dalam dunia Komputer istilah Desimal,Biner,Heksa, dan Okta sudah sangat umum bagi kalangan orang IT namun masih banyak juga yang belum mengerti baik definisi dan fungsinya apalagi bagi siswa
Bilangan Oktal atau sistem bilangan basis 8 adalah sebuah sistem bilangan berbasis delapan. Simbol yang digunakan pada sistem ini adalah 0,1,2,3,4,5,6,7.
Dalam dunia Komputer istilah Desimal,Biner,Heksa, dan Okta sudah sangat umum bagi kalangan orang IT namun masih banyak juga yang belum mengerti baik definisi dan fungsinya apalagi bagi siswa
Bilangan Desimal adalah
bilangan asli/bulat yang terdiri 10 angka 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9. Setelah
angka 9, maka angka berikutnya adalah 10, 11, 12 dan seterusnya
Sistem
bilangan desimal ditemukan oleh Al-Kashi,ilmuwan persia Sistem bilangan
desimal sering dikenal sebagai sistem bilangan berbasis 10
Untuk
memudahkan dalam membedakan setiap bilangan di akhir setiap bilangan
deberi subscript 10 karena desimal berbasis 10 angka contoh:
23₁₀,58₁₀,217₁₀ dan seterusnya
Bilangan Biner
Didalam
perangkat elektronik hal yang sering kita jumpai yaitu DATA, merujuk
pengertian data menurut Techterms, data merupakan suatu informasi yang
diproses atau disimpan oleh komputer. Ia bisa berupa dokumen teks,
gambar, audio, hingga aplikasi komputer. Pada tingkatan paling
fundamental, data komputer disusun atas kumpulan kombinasi biner
Seperti
halnya orang, mesin atau perangkat elektronik lainya juga mempunyai
Bahasa sendiri dalam kinerjanya. Yup mesin memakai Bahasa bilangan
Biner. Tapi kenapa memakai Bahasa biner karena bilangan biner merupakan
sistem yang paling efisien mengendalikan logic board, printed circuit
board, atau mother board, sebagai perangkat keras dasar yang menyusun
sebuah komputer. Kombinasi dari hanya 0 (mati/OFF) dan 1 (hidup/ON) itu
merupakan pembentuk dunia komputer hari.
Untuk bilangan biner di beri subscript 2 karena biner berbasis 2 angka contoh
1110 01012₂, 1000 01012₂, 0010 01012₂ dan seterusnya
Bilangan biner terdiri dari 8 bit yaitu 0000 0000₂
1 Byte B = 8 Bits
1 Kilobyte KB 2¹Âº = 1,024 Bytes
1 Megabyte MB 2²⁰ = 1,048,576 Bytes
= 1,024 Kilobytes (KB)
1 Gigabyte GB 2³⁰ = 1,073,741,824 Bytes
= 1,048,576 Kilobytes (KB)
= 1,024 Megabytes (MB)
1 Terabyte TB 2⁴⁰ = 1,099,511,627,776 Bytes = 1,024 Gigabytes (GB)
Bilangan
biner menggunakan perpangkatan 2Ë£ ,karena biner sendiri memiliki 2
angka yaitu 0 dan 1, lebih jelasnya liat table dibawah
No. Bit Biner
|
8
|
7
|
6
|
5
|
4
|
3
|
2
|
1
|
Pangkat
| 2⁷ | 2⁶ | 2⁵ | 2⁴ | 2³ | 2² | 2¹ | 2⁰ |
Desimal
|
128
|
64
|
32
|
16
|
8
|
4
|
2
|
1
|
Bilangan Heksadesimal atau
sistem bilangan basis 16 adalah sebuah sistem bilangan yang menggunakan
16 simbol. Berbeda dengan sistem bilangan desimal, simbol yang
digunakan dari sistem ini adalah angka 0 sampai 9, ditambah dengan 6
simbol lainnya dengan menggunakan huruf A hingga F. Sistem bilangan ini
digunakan untuk menampilkan nilai alamat memori dalam pemrograman
komputer.
Untuk bilangan Heksa di beri subscript 16 karena heksa berbasis 16 angka contoh
4B₁₆,67₁₆,AB₁₆, dan seterusnya
Bilangan Heksadesimal berasal dari Sistem bilangan biner yang dikelompokkan tiap 4 bit biner dari ujung paling kanan
Nilai desimal yang setara dengan setiap simbol tersebut diperlihatkan pada tabel berikut:
Desimal
|
Biner
|
Heksa
| |
4 bit biner
|
nilai Heksa
| ||
0
|
0000 0000
|
0000
|
0
|
1
|
0000 0001
|
0001
|
1
|
2
|
0000 0010
|
0010
|
2
|
3
|
0000 0011
|
0011
|
3
|
4
|
0000 0100
|
0100
|
4
|
5
|
0000 0101
|
0101
|
5
|
6
|
0000 0110
|
0110
|
6
|
7
|
0000 0111
|
0111
|
7
|
8
|
0000 1000
|
1000
|
8
|
9
|
0000 1001
|
1001
|
9
|
10
|
0000 1010
|
1010
|
A
|
11
|
0000 1011
|
1011
|
B
|
12
|
0000 1100
|
1100
|
C
|
13
|
0000 1101
|
1101
|
D
|
14
|
0000 1110
|
1110
|
E
|
15
|
0000 1111
|
1111
|
F
|
Bilangan Oktal atau sistem bilangan basis 8 adalah sebuah sistem bilangan berbasis delapan. Simbol yang digunakan pada sistem ini adalah 0,1,2,3,4,5,6,7.
Untuk bilangan Okta di beri subscript 8 karena heksa berbasis 8 angka contoh
112₈,42₈,55₈, dan seterusnya
Konversi
Sistem Bilangan Oktal berasal dari Sistem bilangan biner yang
dikelompokkan tiap 3 bit biner dari ujung paling kanan liat table
berikut ini:
Desimal
|
Biner
|
Okta
| |
3 bit biner
|
nilai Okta
| ||
0
|
0000 0000
|
000
|
0
|
1
|
0000 0001
|
001
|
1
|
2
|
0000 0010
|
010
|
2
|
3
|
0000 0011
|
011
|
3
|
4
|
0000 0100
|
100
|
4
|
5
|
0000 0101
|
101
|
5
|
6
|
0000 0110
|
110
|
6
|
7
|
0000 0111
|
111
|
7
|

Komentar